Media Kecilku Rukun Iman

                                                             Media Kecilku Rukun Iman

 oleh: Herlinda, S.Pd.I

Dengan Bismillahirrahmanirrahim .

Kusambut pagi hari dengan senyum  simpul ku, terlihat sinar mentari di ufuk timur, menyinari bumi ini dengan keceriaan dan indah, langit mulai menghilangkan kelabu Pacarnya. tapi udara sekitar masih terasa dingin, menyentuh kulit yang tipis burung-burung berkicau dengan riangnya bernyanyi berlomba-lomba  dan menari di angkasa menemani aktivitas manusia di pagi hari.

Terdengar suara canda tawa anak-anak di pagi hari, dengan jalan yang beriringan sambil Berpegangan tangan dengan riang, dengan berjalan kaki mereka menyusuri Jalan Haji Thalib.  dimana sekolah mereka tidak jauh dari rumahku, sehingga mereka melewati rumah dengan sambil menoleh” itu rumah Ibu!” . kata mereka .

Dengan tujuan dan niat ke sekolah ah untuk menuntut ilmu yang akan disampaikan atau dijelaskan oleh guru di depan kelas Titik Senyum Semangat mereka telah terpancar di wajahnya memasuki pagar sekolah mereka akan melakukan lima Protokol kesehatan yang telah ditetapkan kan oleh pemerintah daerah dan pusat serta dari dinas kesehatan seluruh kota Singkawang.

Betapa bahagianya mereka bertemu teman-teman di depan kelas, menyapa berteriak dan memanggil, dengan hiruk-pikuk canda tawanya, sehingga pagi hari menjadi ceria.

Nama saya adalah  Herlinda, Panggilan hari-hari saya adalah Linda, Kalau di sekolah siswa memanggil saya Bu Linda, Saya mempunyai dua orang anak laki-laki, anak yang pertama sekarang duduk di kelas 2 SMP 3, anak yang kedua duduk di kelas 5 SDN 3 saya ada seorang ibu single parent, sudah 12 tahun almarhum  suami saya.

Saya seorang ibu yang harus mampu mendidik dan menjaga serta memotivasi anak-anak saya  untuk terus  belajar belajar ar-rum masa depan yang dapat membanggakan agama orang tua bangsa dan negaranya serta untuk dirinya sendiri dalam pengembangan pribadinya.

Saya seorang guru honorer di SDN Negeri 3 Singkawang, Sudah 13 tahun Saya mengabdi di sana, Dengan penuh suka duka saya jalani dengan penuh keikhlasan Untuk mengharapkan ridho dan setitik berkah Pengabdian untuk keluarga. Saya mengampu mata pelajaran Pendidikan agama Islam, untuk kelas 4 5 dan 6.

Pembelajaran yang menyenangkan kan bisa dari berbagai cara dengan metode dan pendekatan yang akan dilakukan antara guru dan siswa sehingga dapat menimbulkan Interaksi yang menyenangkan dalam memotivasi pembelajaran yang kreatif aktif dan inovatif.

Dalam pembelajaran menyenangkan kan, yaitu pembelajaran aktif, kreatif dan inovatif tidak hanya dipraktekkan pada materi pelajaran umum, namun pada pelajaran agama Islam juga perlu dibuat untuk menyenangkan supaya  peserta didik senang dalam pelajaran agama Islam.

Kemampuan guru untuk menyajikan kan dan menampilkan kan model pembelajaran yang menarik dan menggembirakan kan bagi peserta didik menjadi tantangan tersendiri. pelibatan peserta didik mengungkapkan ekspresi dalam mengembangkan pemahaman terhadap materi pembelajaran yang harus menjadi titik fokus pemilihan model pembelajaran.  ( Nailul Minah,  S.Pd.I. Asyik Belajar Rukun Iman dengan Games, Ruang Guru)

Adapun metode yang dapat guru agama dalam pembelajaran yang menyenangkan yaitu:

  1. Guru menciptakan suasana kelas yang asik, nyaman dan menyenangkan.
  2. Guru berusaha menjadi sahabat, yang mengutamakan  nilai-nilai kelembutan dan kasih sayang kepada ada peserta didik.
  3. Guru membuat sebuah perlombaan berupa diskusi kelompok terutama pada peserta didik kelas 4.

Sebagai guru Agama Islam saya menerapkan metode Teams Games Tournaments (TGT) .

Model pembelajaran TGT merupakan model pembelajaran kooperatif yang mudah diterapkan, melibatkan aktivitas seluruh peserta didik tanpa harus ada perbedaan status, melibatkan peran peserta didik sebagai tutor sebaya  dan mengandung unsur permainan dan reinforcement.  ( Shoimin,2014:203).

  1. Guru menyampaikan kan materi kepada peserta didik dan memberikan kan penjelasan serta tujuan pembelajaran yang akan disampaikan dan hasil yang diharapkan,  memberikan penjelasan singkat dengan metode langsung atau ceramah. di mana peserta didik benar-benar memahami materi Rukun Iman.
  2. Guru membagi kelompok dengan anggota antara 3 sampai 4 orang yang yang bersifat heterogen yang bertugas mempelajari lembar kerja tentang Rukun Iman dan media Rukun Iman yang diberikan kan guru kepada ada setiap kelompok sehingga setiap kelompok memiliki media pembelajaran Rukun Iman.
  3. Guru memulai permainannya dengan 2 peserta didiknya untuk mewakili kelompok   masing-masing. peserta didik mencoba menjawab pertanyaan gurunya, peserta didik yang menjawab benar akan mendapat nilai dan skor.
  4. Guru mengumumkan kelompok yang menang akan mendapatkan hadiah dan nilai sesuai kriteria yang telah ditentukan.

Dengan demikian pembelajaran sebagai proses interaksi guru dan peserta didik dengan strategi kolaborasi dengan permainan berkelompok.

Alasan melaksanakan pembelajaran yang menyenangkan. Adapun alasan dalam melaksanakan pembelajaran yang menyenangkan dalam materi rukun iman, ada dua faktor  yaitu :

  1. Kurangnya minat anak dalam belajar, terutama dalam membaca maupun menghafal materi Rukun Iman.
  2. Masih adanya metode pembelajaran Lama yang membuat peserta didik merasa bosan, jenuh, malas, tidak bersemangat dimana suasana pembelajaran secara menonton.

Dengan adanya 2 faktor tersebut membuat hasil nilai siswa menjadi rendah dan kurangnya motivasi, siswa tersebut menjadi pasif, dimana hasil tersebut dapat diketahui model pembelajaran yang kurang efektif .

Dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia dikemukakan bahwa efektif berarti ada efeknya (  akibatnya, pengaruhnya, kesannya) manjur atau mujarab dapat membawa hasil.

Jadi efektif adalah adanya kesesuaian antara orang yang melaksanakan tugas dengan sasaran yang dituju. efektif  berkaitan dengan terlaksananya semua tugas pokok, tercapainya tujuan ketepatan waktu dan adanya partisipasi aktif dari peserta didik.

Menurut Joan Midden-fort dalam soekartawiMemberikan saran tentang bagaimana cara cara meningkatkan efektivitas mengajar yaitu:

  1.  menyiapkan segala sesuatu dengan baik.
  2.  buat motivasi di kelas.
  3.  tumbuhkan dinamika dan enthuism dalam diri pengajar
  4. Menciptakan kesempatan untuk berkomunikasi dengan siswa
  5.  perbaiki terus isi dan kualitas bahan ajar.

Media pembelajaran merupakan salah satu alat bantu untuk mewujudkan situasi belajar mengajar yang efektif.

Cara memotivasi  peserta didik Dalam kegiatan pembelajaran rukun iman:

  1.  membuat siswa aktif dalam kegiatan belajar mengajar.Dimana guru memberikan materi pelajaran tentang rukun iman lalu membuat pertanyaan yang diajukan kepada peserta didik dan mengerjakan tugas dengan baik dengan tujuan untuk menumbuhkan motivasi dalam proses belajar hingga dapat diselesaikan dengan tuntas.
  2.  menciptakan suasana kelas yang kondusif. Kelas yang  kondusif Di Sini, kelas yang aman nyaman dan selalu mendukung  untuk bisa belajar dengan suasana yang tenang sehingga terjadi proses pembelajaran yang diharapkan.
  3.  menciptakan metode belajar yang variatif. Metode pembelajaran yang bervariasi ini bertujuan agar siswa tidak bosan dan jenuh dalam proses kegiatan belajar mengajar.
  4.  meningkatkan antusias dan semangat guru dalam mengajar. Dimana Guru menjelaskan kepada  peserta didik dengan penuh semangat dan antusias kepada  peserta didik maka peserta didik pun akan merespon dengan baik dalam pembelajaran dan akan termotivasi dalam proses pembelajaran sehingga daya serap siswa menjadi efektif.
  5.  memberikan reward. Pemberian reward ini agar  peserta didik termotivasi akan belajar Dan selalu ingin menjadi yang terbaik, cara ini dapat menumbuhkan motivasi terhadap siswa agar selalu berpacu terus.

Pembelajaran Rukun Iman ini saya lakukan pada kelas 4 , dengan jumlah siswa 27, pada SDN 3 Kota Singkawang Dimana tempat saya mengajar .

Di mana karakteristik siswa ada berbagai macam, dimana daya tangkap mereka berbeda-beda ada yang lebih aktif dan ada yang pasif, dimana yang aktif ifta berikan bimbingan kepada yang pasif sehingga mereka menjadi guru sebaya.

Dengan berbagai macam metode yang digunakan kepada peserta didik terutama pembelajaran agama Islam yaitu materi rukun iman dengan media Pembelajaran  berupa  kalimat rukun iman yang ditempelkan di kertas karton dengan media tersebut pembelajaran yang diharapkan setelah mendapatkan umpan balik yang baik antara pendidik dan peserta didik sehingga dapat meningkatkan motivasi belajar siswa yang tinggi serta aktif dalam proses pembelajaran an-naml menggunakan media pembelajaran materi rukun iman .

          Harapan dan pesan-pesan yang akan saya sampaikan dalam memotivasi dan melaksanakan pembelajaran yang menyenangkan, dengan media pembelajaran dapat membantu guru dalam menyampaikan pesan-pesan atau materi pelajaran kepada peserta didik lebih efektif menarik dan lebih menyenangkan kepada siswa sehingga dapat menciptakan situasi belajar yang tidak mudah dilupakan oleh peserta didik.

 

Gambar 1 saat menjelaskan proses belajar mengajar pada materi rukun iman.

Gambar 2 pembagian kelompok dan memberikan pengarahan kepada ketua kelompok Tugas apa yang akan dilakukan.

 

 

 gambar 3 menjelaskan kepada seluruh anggota kelompok Tugas apa yang akan dilakukan dalam kegiatan permainan pembelajaran materi rukun iman . 

Gambar 4  hasil dari permainan berkelompok maka salah satu kelompok akan menjadi pemenang.

 

Media Kecilku Rukun Iman

 oleh: Herlinda, S.Pd.I

Dengan Bismillahirrahmanirrahim .

Kusambut pagi hari dengan senyum  simpul ku, terlihat sinar mentari di ufuk timur, menyinari bumi ini dengan keceriaan dan indah, langit mulai menghilangkan kelabu Pacarnya. tapi udara sekitar masih terasa dingin, menyentuh kulit yang tipis burung-burung berkicau dengan riangnya bernyanyi berlomba-lomba  dan menari di angkasa menemani aktivitas manusia di pagi hari.

Terdengar suara canda tawa anak-anak di pagi hari, dengan jalan yang beriringan sambil Berpegangan tangan dengan riang, dengan berjalan kaki mereka menyusuri Jalan Haji Thalib.  dimana sekolah mereka tidak jauh dari rumahku, sehingga mereka melewati rumah dengan sambil menoleh” itu rumah Ibu!” . kata mereka .

Dengan tujuan dan niat ke sekolah ah untuk menuntut ilmu yang akan disampaikan atau dijelaskan oleh guru di depan kelas Titik Senyum Semangat mereka telah terpancar di wajahnya memasuki pagar sekolah mereka akan melakukan lima Protokol kesehatan yang telah ditetapkan kan oleh pemerintah daerah dan pusat serta dari dinas kesehatan seluruh kota Singkawang.

Betapa bahagianya mereka bertemu teman-teman di depan kelas, menyapa berteriak dan memanggil, dengan hiruk-pikuk canda tawanya, sehingga pagi hari menjadi ceria.

Nama saya adalah  Herlinda, Panggilan hari-hari saya adalah Linda, Kalau di sekolah siswa memanggil saya Bu Linda, Saya mempunyai dua orang anak laki-laki, anak yang pertama sekarang duduk di kelas 2 SMP 3, anak yang kedua duduk di kelas 5 SDN 3 saya ada seorang ibu single parent, sudah 12 tahun almarhum  suami saya.

Saya seorang ibu yang harus mampu mendidik dan menjaga serta memotivasi anak-anak saya  untuk terus  belajar belajar ar-rum masa depan yang dapat membanggakan agama orang tua bangsa dan negaranya serta untuk dirinya sendiri dalam pengembangan pribadinya.

Saya seorang guru honorer di SDN Negeri 3 Singkawang, Sudah 13 tahun Saya mengabdi di sana, Dengan penuh suka duka saya jalani dengan penuh keikhlasan Untuk mengharapkan ridho dan setitik berkah Pengabdian untuk keluarga. Saya mengampu mata pelajaran Pendidikan agama Islam, untuk kelas 4 5 dan 6.

Pembelajaran yang menyenangkan kan bisa dari berbagai cara dengan metode dan pendekatan yang akan dilakukan antara guru dan siswa sehingga dapat menimbulkan Interaksi yang menyenangkan dalam memotivasi pembelajaran yang kreatif aktif dan inovatif.

Dalam pembelajaran menyenangkan kan, yaitu pembelajaran aktif, kreatif dan inovatif tidak hanya dipraktekkan pada materi pelajaran umum, namun pada pelajaran agama Islam juga perlu dibuat untuk menyenangkan supaya  peserta didik senang dalam pelajaran agama Islam.

Kemampuan guru untuk menyajikan kan dan menampilkan kan model pembelajaran yang menarik dan menggembirakan kan bagi peserta didik menjadi tantangan tersendiri. pelibatan peserta didik mengungkapkan ekspresi dalam mengembangkan pemahaman terhadap materi pembelajaran yang harus menjadi titik fokus pemilihan model pembelajaran.  ( Nailul Minah,  S.Pd.I. Asyik Belajar Rukun Iman dengan Games, Ruang Guru)

Adapun metode yang dapat guru agama dalam pembelajaran yang menyenangkan yaitu:

  1. Guru menciptakan suasana kelas yang asik, nyaman dan menyenangkan.
  2. Guru berusaha menjadi sahabat, yang mengutamakan  nilai-nilai kelembutan dan kasih sayang kepada ada peserta didik.
  3. Guru membuat sebuah perlombaan berupa diskusi kelompok terutama pada peserta didik kelas 4.

Sebagai guru Agama Islam saya menerapkan metode Teams Games Tournaments (TGT) .

Model pembelajaran TGT merupakan model pembelajaran kooperatif yang mudah diterapkan, melibatkan aktivitas seluruh peserta didik tanpa harus ada perbedaan status, melibatkan peran peserta didik sebagai tutor sebaya  dan mengandung unsur permainan dan reinforcement.  ( Shoimin,2014:203).

  1. Guru menyampaikan kan materi kepada peserta didik dan memberikan kan penjelasan serta tujuan pembelajaran yang akan disampaikan dan hasil yang diharapkan,  memberikan penjelasan singkat dengan metode langsung atau ceramah. di mana peserta didik benar-benar memahami materi Rukun Iman.
  2. Guru membagi kelompok dengan anggota antara 3 sampai 4 orang yang yang bersifat heterogen yang bertugas mempelajari lembar kerja tentang Rukun Iman dan media Rukun Iman yang diberikan kan guru kepada ada setiap kelompok sehingga setiap kelompok memiliki media pembelajaran Rukun Iman.
  3. Guru memulai permainannya dengan 2 peserta didiknya untuk mewakili kelompok   masing-masing. peserta didik mencoba menjawab pertanyaan gurunya, peserta didik yang menjawab benar akan mendapat nilai dan skor.
  4. Guru mengumumkan kelompok yang menang akan mendapatkan hadiah dan nilai sesuai kriteria yang telah ditentukan.

Dengan demikian pembelajaran sebagai proses interaksi guru dan peserta didik dengan strategi kolaborasi dengan permainan berkelompok.

Alasan melaksanakan pembelajaran yang menyenangkan. Adapun alasan dalam melaksanakan pembelajaran yang menyenangkan dalam materi rukun iman, ada dua faktor  yaitu :

  1. Kurangnya minat anak dalam belajar, terutama dalam membaca maupun menghafal materi Rukun Iman.
  2. Masih adanya metode pembelajaran Lama yang membuat peserta didik merasa bosan, jenuh, malas, tidak bersemangat dimana suasana pembelajaran secara menonton.

Dengan adanya 2 faktor tersebut membuat hasil nilai siswa menjadi rendah dan kurangnya motivasi, siswa tersebut menjadi pasif, dimana hasil tersebut dapat diketahui model pembelajaran yang kurang efektif .

Dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia dikemukakan bahwa efektif berarti ada efeknya (  akibatnya, pengaruhnya, kesannya) manjur atau mujarab dapat membawa hasil.

Jadi efektif adalah adanya kesesuaian antara orang yang melaksanakan tugas dengan sasaran yang dituju. efektif  berkaitan dengan terlaksananya semua tugas pokok, tercapainya tujuan ketepatan waktu dan adanya partisipasi aktif dari peserta didik.

Menurut Joan Midden-fort dalam soekartawiMemberikan saran tentang bagaimana cara cara meningkatkan efektivitas mengajar yaitu:

  1.  menyiapkan segala sesuatu dengan baik.
  2.  buat motivasi di kelas.
  3.  tumbuhkan dinamika dan enthuism dalam diri pengajar
  4. Menciptakan kesempatan untuk berkomunikasi dengan siswa
  5.  perbaiki terus isi dan kualitas bahan ajar.

Media pembelajaran merupakan salah satu alat bantu untuk mewujudkan situasi belajar mengajar yang efektif.

Cara memotivasi  peserta didik Dalam kegiatan pembelajaran rukun iman:

  1.  membuat siswa aktif dalam kegiatan belajar mengajar.Dimana guru memberikan materi pelajaran tentang rukun iman lalu membuat pertanyaan yang diajukan kepada peserta didik dan mengerjakan tugas dengan baik dengan tujuan untuk menumbuhkan motivasi dalam proses belajar hingga dapat diselesaikan dengan tuntas.
  2.  menciptakan suasana kelas yang kondusif. Kelas yang  kondusif Di Sini, kelas yang aman nyaman dan selalu mendukung  untuk bisa belajar dengan suasana yang tenang sehingga terjadi proses pembelajaran yang diharapkan.
  3.  menciptakan metode belajar yang variatif. Metode pembelajaran yang bervariasi ini bertujuan agar siswa tidak bosan dan jenuh dalam proses kegiatan belajar mengajar.
  4.  meningkatkan antusias dan semangat guru dalam mengajar. Dimana Guru menjelaskan kepada  peserta didik dengan penuh semangat dan antusias kepada  peserta didik maka peserta didik pun akan merespon dengan baik dalam pembelajaran dan akan termotivasi dalam proses pembelajaran sehingga daya serap siswa menjadi efektif.
  5.  memberikan reward. Pemberian reward ini agar  peserta didik termotivasi akan belajar Dan selalu ingin menjadi yang terbaik, cara ini dapat menumbuhkan motivasi terhadap siswa agar selalu berpacu terus.

Pembelajaran Rukun Iman ini saya lakukan pada kelas 4 , dengan jumlah siswa 27, pada SDN 3 Kota Singkawang Dimana tempat saya mengajar .

Di mana karakteristik siswa ada berbagai macam, dimana daya tangkap mereka berbeda-beda ada yang lebih aktif dan ada yang pasif, dimana yang aktif ifta berikan bimbingan kepada yang pasif sehingga mereka menjadi guru sebaya.

Dengan berbagai macam metode yang digunakan kepada peserta didik terutama pembelajaran agama Islam yaitu materi rukun iman dengan media Pembelajaran  berupa  kalimat rukun iman yang ditempelkan di kertas karton dengan media tersebut pembelajaran yang diharapkan setelah mendapatkan umpan balik yang baik antara pendidik dan peserta didik sehingga dapat meningkatkan motivasi belajar siswa yang tinggi serta aktif dalam proses pembelajaran an-naml menggunakan media pembelajaran materi rukun iman .

          Harapan dan pesan-pesan yang akan saya sampaikan dalam memotivasi dan melaksanakan pembelajaran yang menyenangkan, dengan media pembelajaran dapat membantu guru dalam menyampaikan pesan-pesan atau materi pelajaran kepada peserta didik lebih efektif menarik dan lebih menyenangkan kepada siswa sehingga dapat menciptakan situasi belajar yang tidak mudah dilupakan oleh peserta didik.

 

Gambar 1 saat menjelaskan proses belajar mengajar pada materi rukun iman.

Gambar 2 pembagian kelompok dan memberikan pengarahan kepada ketua kelompok Tugas apa yang akan dilakukan.

 

 

 gambar 3 menjelaskan kepada seluruh anggota kelompok Tugas apa yang akan dilakukan dalam kegiatan permainan pembelajaran materi rukun iman . 

Gambar 4  hasil dari permainan berkelompok maka salah satu kelompok akan menjadi pemenang.

 

Komentar